Hati-hati, Rumah Makan Bebek Semangat Rawan Maling

Hati-hati, Rumah Makan Bebek Semangat Rawan Maling

suarahukum.com - Rumah makan Bebek Semangat di Jalan Kusuma Bangsa No 31 Ketabang, Genteng Surabaya, patut dicurigai jadi sarang maling. Hal tersebut terungkap saat salah satu keluarga telah kehilangan gelang emas dengan berat 2,850 gram, senilai Rp 1,2 juta.

Menurut Saiful Amri, pada hari Minggu (25/6/2017) malam, tepat di hari pertama lebaran Idul Fitri, bersama keluarga ingin asik menikmati hidangan yang disajikan Rumah Makan Bebek Semangat. Saking semangatnya, saat tiba di rumah makan Bebek Semangat, tidak lama mencari tempat duduk, Saiful langsung memesang makanan. Namun, saat memesan makanan, tanpa disadari gelang emas yang ada ditangan anak perempuannya (Aurel) yang masih berusia 2 tahun hilang.

"Taunya gelang anak saya hilang usai memesan makanan. Setelah tau gelang emas anak saya hilang, saya lihat ada CCTV dipojok atas. Saat itu juga saya meminta managemen agar rekaman CCTV diputar. Namun, sama magement Bebek Semangat, hanya diberikan janji," kata Saiful, yang kala itu mencurigai pelaku salah satu pengunjung dekat dengan meja makannya.

Namun janji telah diingkari. Hingga saat ini, saat ditagih, management Bebek Semangat berdalih CCTV error. "Saya menduga CCTV hanya buat pajangan saja," cetus Saiful kecewa.

Sementara, Gofur Manager Bebek Semangat menerangkan, jika CCTV error bukan tanggung jawab tempat tersebut. "Dari CCTV kita tidak bisa bantu. Kita menyediakan tempat makan buat custamer. Kalau misalkan CCTV enggak bisa membantu karna lagi error, kita pun dari pihak Bebek Semangat tidak mengetahui di saat CCTV ini error. Kami akan memperbaiki sistem tempat kami," terangnya, Kamis (3/8/2017).

Lain halnya dengan Yulius, yang mengaku salah satu owner Bebek Semangat. Menurutnya, pelangan kehilangan gelang emas dikiranya pura-pura saja. "Saya kan juga enggak tau, apakah sampean juga awu-awu kehilangan," pungkasnya.

Atas peristiwa kehilangan tersebut, Saiful Amri lalu melaporkan kejadian ini Polsek Genteng, Polrestabes Surabaya. Laporan sesuai No: STTLP/B/404/VII/2017/Jatim/Restabes SBY/SEK GTNG, Minggu 6 Agustus 2017. (M12)

Pembunuh Taksi Online Pasar Larangan Disidang
Gara-gara Unggah Video Porno, Satpam Lotte Mart Dituntut 2 Tahun