Hamili Siswi SMP, Pria ini Diputus 8 Tahun Penjara

Hamili Siswi SMP, Pria ini Diputus 8 Tahun Penjara

suarahukum.com - Akibat mengahamili siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP), Agustinus Joko Purnomo dihukum 8 tahun penjara oleh Ketua Majelis Hakim Pujo Saksono, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dalam amar putusannya, hakim Pujo menyatakan, bahwa terdakwa telah terbukti menyetubuhi Bunga (nama samaran) yang masih berstatus pelajar SMP hingga hamil. Perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 81 dan 82 UU RI Tahun 2014, atas perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara, terhadap terdakwa Agustinus Joko Purnomo,” ujar hakim Pujo pada sidang berlangsung di PN Surabaya, Selasa (31/10/2017).

Selain hukuman badan, hakim Pujo juga menjatuhkan hukuman denda terhadap terdakwa. Dengan denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan kurungan.

Vonis yang dijatuhkan hakim Pujo ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Farkhan Junaedi dari Kejari Perak, Surabaya, sebelumnya telah menuntut 12 tahun penjara. Atas vonis ini, terdakwa dan jaksa Farkhan kompak menyatakan pikir-pikir untuk mengambil upaya hukum banding.

Perlu diketahui, aksi terdakwa terhadap Bunga dilakukan pertama kali oleh Agustinus Joko Purnomo pada Desember 2016. Saat itu, Bunga yang hendak pulang sekolah tiba-tiba dipanggil oleh Agustinus. Dengan bujuk rayunya, Agustinus mengajak Bunga menuju gudang sekolah yang letaknya di belakang sekolah.

Meskipun sempat menolak, Bunga akhirnya tak kuasa menahan paksaan Agustinus yang terus menggerayanginya. Pasalnya saat itu Agustinus mengancam Bunga untuk tidak menceritakan hal ini ke orang lain.

Agustinus bahkan mengulangi perbuatan bejatnya hingga beberapa kali. Bahkan lebih tragisnya lagi, akibat perbuatan pria yang bekerja sebagai tukang kebun ini, Bunga hamil 7 bulan.

Kehamilan Bunga akhirnya diketahui keluarganya. Setelah didesak Bunga akhirnya menyebut nama Agustinus. Tak terima keluarga Bunga akhirnya melaporkan hal ini ke polisi.

Tak butuh waktu lama, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akhirnya Agustinus ditangkap. (Am)

Restoran La Shanghai Disegel Satpol PP
Cangkul Kepala Teman Sendiri, Pria asal Kediri Disidang