Hakim Pujo Kembali Vonis Ringan Terdakwa Sabu Korea

Hakim Pujo Kembali Vonis Ringan Terdakwa Sabu Korea

suarahukum.com - Setelah memvonis terdakwa narkoba hukuman 1 tahun penjara terhadap terdakwa Park Insung alias Justin Park (38) asal Korea, kini Ketua Majelis Hakim Pujo Saksono, kembali lakukan hal yang sama terhadap terdakwa Park Hae Jin (44) warga asal Korea juga.

"Menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara terhadap Park Hae Jin," tegas hakim Pujo didengar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Farkhan dari Kejari Tanjung Perak, Surabaya, diruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (24/1/2018).

Meskipun dalam sidang terdakwa tanpa didamping pengacaranya, atas putusan tersebut Park Hae Jin langsung menganggukan kepalanya, sebagai isyarat menerima hukumannya.

Anehnya, meskipun sebelumnya Jaksa Farkhan menuntut terdakwa 8 tahun penjara, denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan, putusan hakim sangat jomplang jauh dari tuntutan, Jaksa Farkhan lirih mengaku pikir-pikir.

Untuk diketahui, terdakwa Park Hae Jin (44) asal Korea, dalam perkara No 2770/Pid.Sus/2017/PN SBY disidang oleh Jaksa Farkhan Junaedi. Dijelaskan dalam dakwaan, saat penangkapan, polisi menemukan barang bukti berupa dua poket sabu berat sekitar 0,46 gram dan 0,64 gram beserta bungkusnya, sebuah buah pipet kaca yang masih ada sisa sabu dengan berat sekitar 3,56 gram, dan seperangkat alat hisap sabu. Meski hampir 5 gram sabu ditemukan, Pasal 127 terkesan dipaksakan.

BACA JUGA: Dituntut 7 Tahun, Hakim Putus Terdakwa Sabu Korea 1 Tahun

Terdakwa Park Hae Jin ditangkap atas nyayian terdakwa lain Park Insung alias Justin Park (38) (berkas dipisah perkara No 2771/Pid.Sus/2017/PN SBY) yang disidangkan Jaksa Agung Rokhaniawan. Park Insung sendiri ditangkap anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya di Tower A Apartemen Water Place, unit 2512 Surabaya, Kamis (15/6/2017) malam.

Dianggap bersalah, Jaksa Agung Rohaniawan menuntut Park Insung dengan hukuman 7 tahun penjara. Hakim pujo menghukumnya dengan hukuman 1 tahun penjara. (Am)

Job 4 Bulan Anggota Sabhara Polrestabes Surabaya tak Dibayar
Mabuk Happy Five di Kowloon, Nico Disidang Pakai Kaos Oblong