Hakim Janji Tahan Djarwo & Nonik, Jika…

Hakim Janji Tahan Djarwo & Nonik, Jika…

suarahukum.com - Sidang perdana mantan Direktur Utama Pelindo III, Ir Djarwo Surjanto berserta istrinya Mieke Yolanda Fiancisca atau Nonik digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Agenda dakwaan, tak tampak pejabat PT Pelindo III yang hadir, Rabu (5/4/2017).

"Dalam dakwaan subsider, Kedua terdakwa ini didakwa melanggar Pasal 368 ayat 1 KUHP Tentang pemerasan juncto pasal 55 KUHP, Sedangkan dalam dakwaan primer, mereka didakwa melanggar Pasal 2 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1," ujar Jaksa Katrin dipersidangan, sebagai pengganti Jaksa Olivia BR Sembring, diruang Sidang Cakra PN Surabaya.

Entah kenapa, hingga persidangan, Djarwo dan istrinya Nonik tidak ditahan. Majelis Hakim Maxi Sigarlaki yang menyidangkan kasus ini hanya menanyakan penahanan kota saja. "Anda benar sebagai tahanan kota," katanya.

Usai sidang pada suarahukum.com, Maxi tidak membeberkan alasan kenapa Djarwo dan Nonik tidak ditahan. "Saya hanya melanjutkan yang sebelumnya. Alasan tidak ditahan karena mereka kooperatif datang tepat waktu dalam persidangan, kalau tidak koperatif bisa dialihkan ke penahanan," dalihnya.

Maxi juga memastikan akan menahan Djarwo dan Nonik dikemudian hari jika dinyatakan bersalah demi hukum. "Penahanan itu tidak muntlak lho, bisa ditahan, juga bisa tidak. Dan manakala dia terbukti dalam putusan akhir, maka pasti dihukum, manakala sudah muntlak pasti menjalani hukuman. Kalau putusan sudah muntlak tidak ada alasan apapun dan harus dilaksanakan, harus ditahan kalau sudah inkrah," Pungkasnya.

Sementara, Sudiman Sidabuke Kuasa hukum terdakwa mengaku tidak mengetahui alasan kliennya tidak ditahan. "Enga tau kenapa engga ditahan. Buktinya mereka (Djarwo dan Yolanda) sehat," akunya pada suarahukum.com.

Terpisah, Djarwo dan Nonik mengaku pada suarahukum.com saat persidangan dalam kondisi sehat. "Alhamdulillah, sehat mas," pungkas keduanya berlalu.

BACA JUGA: GPD & KAKu Persoalkan Pasal Para Mafia Pelindo 3 

Seperti diketahui, kasus ini terbongkar setelah Direktur PT Akara Multi Karya Augusto Hutapea ditangkap Tim Satuan Tugas Dwelling Time Bareskrim Polri. Tidak lama kemudian menyeret Direktur Operasi dan Pengembangan Bisnis PT Pelindo III, Rahmat Satria. Dalam pengembangan kasus juga menyeret Ir Djarwo Surjanto berserta istrinya Mieke Yolanda alias Nonik. Firdiat Firman Famili Djarwo yang menjabat Manager PT Pelindo Energi Logistik (PEL) dan David juga ditangkap. (Am)

PN Surabaya Berkoordinasi Penjarakan Djarwo dan Nonik
Pecahan Uang Palsu Rp 100 Ribu Beredar di Surabaya