Hajar Istri Siri, Anak Dibawah Umur Dibina di PRSMP

foto: ilustrasi

Hajar Istri Siri, Anak Dibawah Umur Dibina di PRSMP

suarahukum.com - Berencana berangkat Umrah, LRL (17) anak dibawah umur asal Tambak Wedi Komplek KMS, Surabaya disidang cepat oleh Ketua Majelis Hakim Jihad Arkhanuddin. Dari mulai tuntutan, pledoi dan putusan. Sidang berlangsung tertutup untuk umum, diruang sidang anak, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Karena LRL terjerat kasus penganiayaan terhadap istri sirinya, tak heran jika Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marsandi dari Kejari Surabaya, mendakwanya dengan Pasal 351 ayat 1 KHUP tentang penganiyaan.

"Terdakwa terbukti bersalah melakukan penganiayaan terhadap korban EABL yang merupakan istrinya sendiri," terang Jaksa Marsandi.

Sementara, Fariji selaku kuasa hukum terdakwa, pada suarahukum.com mengaku, atas tindakan terdakwa, Jaksa dan Hakim kompak menuntut dan menghukum LRL dengan hukuman 7 bulan penjara.

"Tuntutan 1 tahun, vonis 7 bulan untuk menjalani pembinaan di Panti Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra Adika (PRSMP), Surabaya. Binaan khusus anak dibawah umur," pungkas Fariji, Selasa (2/1/2018).

Untuk diketahui, kasus ini berawal dari terdakwa yang mempunyai hubungan nikah siri dengan korban sering cekcok, dengan alasan sang istri sering keluar tanpa ijin terdakwa. Sehingga terdakwa anak emosi dan memukul wajah istrinya sebanyak 5 kali, serta menendang punggungnya. Korbanpun mengalami luka memar dibagian pipi kanan dan kiri, sebagaimana surat visum dari dokter RSUD Dokter Mohammad Soewandhi Surabaya. (Am)

Tawuran di Rumah Musik Holywings
Germo Mahasiswi ini Diganjar 2 Tahun 6 Bulan Penjara