Hajar Begal, Motor Hilang

Hajar Begal, Motor Hilang

suarahukum.com - Santok Puji Kurniawan (32), warga Kupang Gunung Timur Surabaya, dan Samfembi Setiawan alias Febi (26) asal Kupang Gunung Gang Buntu Surabaya ditangkap usai melakukan pembegalan terhadap korban Ricko Yuriansyah pemilik motor Honda Vario Nopol W-4531-AH.

Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marsandhi dari Kejari Surabaya menyebut dalam dakwaan, peristiwa ini berawal saat terdakwa berpura-pura menanyakan alamat Pakuwon Trade Center (PTC) pada korban. Saat korban lengah, dibelakang teman terdakwa bernama Yeyen langsung mengambil pisau penghabisan dan menancapkan pada leher korban.

"Kini Yeyen masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Marsandhi  di ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (8/1/2018).

Dalam dakwaan dijelaskan, pelaku begal ada tiga orang mengendarai Yamaha Mio Nopol W-3859-SY. Korban mendapat musibah saat duduk sendirian didepan Landmark Mall Kawasan Jalan Raya Bukit Darmo Golf Surabaya, Selasa (24/10/2017) malam.

Saat itu terdakwa meminta HP korban dan mengacungkan parangnya kearah leher korban. Karena HP tidak diberikan pelaku, akhirnya terjadi perkelahian tak imbang. Yeyen memanfaatkan perkelahian tersebut, dan diapun mengambil motor korban dan dibawa pergi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 17 juta. Kini, terdakwa dijerat Pasal 365 Ayat (1)- (2) ke-2 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. (SA)

Pasutri ini Jual Paketan Sabu Rp 200 Ribu
Tersiar Terdakwa Sabu Korea Bebas, Hakim: Ya bisa begitulah