Garald Lee Mbobol Kartu Kredit

Garald Lee Mbobol Kartu Kredit

suarahukum.com - Mbobol data kartu kredit, Garald Lee diadili oleh Ketua Majelis Hakim Pujo diruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (26/11/2019). Dalam sidang, berkas dakwaan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Rahayu dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

"Atas perbuatannya, terdakwa Garald Lee didakwa pasal 30 ayat (2) jo pasal 46 ayat (2) UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," ujar JPU, diruang Garuda 1 PN Surabaya, Selasa (26/11/2019).

Dijelaskan dalam surat dakwaan, Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan penangkapan terhadap terdakwa Selasa tanggal 09 Juli 2019 di rumah kontrakan Jalan Kalijudan Asri Surabaya. Lantaran terdakwa melakukan tindak pidana illegal akses dengan cara mengambil data kartu kredit milik orang lain dari luar negeri.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan alat bukti akun email yang diakses terdakwa menggunakan laptopnya yakni mengenai data kartu kredit (CC) milik orang lain yang kemudian digunakan terdakwa untuk membeli tiket pesawat (beserta bukti pembelian tiket pesawatnya), juga akun Instagram yang digunakan terdakwa untuk menjual hasil kejahatan Ilegal akses carding berupa tiket maskapai penerbangan.

Terdakwa mengaku memperoleh data kartu kredit milik orang luar negeri tersebut didapatkannya dari teman media social Facebooknya yaitu dari pengguna akun facebook M. Fazrin, Miya Nakanoto, Donny Chiqok, Umam dan Adnan Apriliansyah yang dikirim ke akun facebook terdakwa yang bernama Muzadi melalui pesan pribadi (inbox).

Menurut terdakwa bisa mendapatkan data kartu kredit milik orang lain dari para pengguna facebook tersebut karena terjadi pejanjian antara terdakwa dengan para pengguna akun facebook. Adapun perjanjiannya adalah para pengguna akun facebook tersebut memberikan data beberapa kartu kredit milik orang luar negeri kepada terdakwa, kemudian para pengguna akun facebook tersebut menyuruh terdakwa untuk membelikan tiket pesawat dan hotel menggunakan data kartu kredit.

Setelah terdakwa membelikan tiket pesawat sesuai dengan yang diminta lalu mengirimkan bukti pembelian tiket pesawat dan hotel ke para pengguna facebook, kemudian terdakwa mendapatkan keuntungan 30% dari harga pasaran tiket tersebut yang ditransfer ke rekening saksi Janice Brilianda. (Am)

Hakim di Surabaya Plin Plan Putus Terdakwa Cabul
Anne Rusiana Vonis Terdakwa Sabu 2,5 Tahun