Gara-gara Sandal, Suami Tendang Istri & Hajar Mertua

Gara-gara Sandal, Suami Tendang Istri & Hajar Mertua

suarahukum.com - Dwi Agung Suharsono, diseret ke kursi pesakitan Ruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Alasannya gara-gara sandal hilang, pria 32 tahun warga Kampung Malang Kulon Surabaya telah menghajar mertuanya, Shokib yang tinggal di Kupang Panjaan Surabaya.
 
Terdakwa Dwi Agung Suharsono didakwa dalam Pasal 44 ayat (1) UU No 23 Tahun 2004 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, ujar Jaksa Ririn Indrawati didengarkan Ketua Hakim Maxi Sigarlaxi, Rabu (11/1/2017).
 
Diceritakan dalam dakwaan, terdakwa Dwi bersama istrinya Diah Apriliana Rahayu Kartika, tinggal dirumah mertua Shokib, Jl. Kupang Panjaan Surabaya. Sabtu (8/10/2016) sekira jam 09.30 Wib, usai pulang bekerja sebagai kuli bangunan, terdakwa masuk kerumah.
 
Melihat sandal kesayangan tidak ada, terdakwa lalu menanyakan kepada istrinya. Dengan dijawab tidak tau, terdakwa yang kesal lalu mendang istrinya, yang dinikahi resmi pada tanggal 18 Juni 2012, dengan akte nikah dikeluarkan oleh KUA Kecamatan Tegalsari Surabaya. Melihat hal itu, ibu mertua (Suwartini Rahayu) lalu menegur terdakwa. Karena kesal, terdakwa lalu keluar rumah.
 
Kekesalan ternyata tidak berhenti disitu saja. Saat berjalan keluar rumah, terdakwa berpapasan dengan mertua Shokib. Terdakwa juga menanyakan hal sama, soal sandal kesayangannya. Karena Shokib tidak mengetahuinya, lalu spontan Shokib menjawab tidak mengetahuinya. Jawaban tersebut ternyata tidak membuat puas terdakwa. Saat itu juga, terdakwa marah dan langsung mengepalkan tangan memukul wajah Shokib berkali-kali. Akibat perbuatannya, Shokib mengalami luka diwajah. (Am)

Dipukuli Polisi, Terdakwa Ngaku Miliki Barang Bukti Sabu
Soal Joker Pub & Bar, Sabhara Berkoordinasi Dengan Reskrim