Firdiat Firman Tumbal Hukum Dwelling Time Pelindo

Firdiat Firman Tumbal Hukum Dwelling Time Pelindo

suarahukum.com - Selain Djarwo Suryanto dan istrinya Mieke Yolanda Fransiska bebas dari kasus Dwelling Time Pelindo, Dirut PT Terminal Peti Kemas (TPS) Surabaya, dan Augusto Hutapea selaku Direktur PT Akara Multi Karya (AMK) juga terbebaskan dari jeratan hukum.

Hanya saja, Manager PT Pelindo Energi Logistik (PEL) Firdiat Firman alias Yayak Firman alias Gembong (56) terkesan dijadikan tumbal hukum oleh Ketua Majelis Hakim Sigit Sutriono.

"Menghukum terdakwa Firdiat Firman dengan hukuman 9 bulan dan 20 hari," ujar Ketua Majelis Hakim Sigit Sutriono, dipersidangan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (6/12/2017).

Para terdakwa dalam kasus Pungli Dwelling Time di PT Pelindo III meski dinyatakan bebas dari dakwaan pemerasan tapi dinyatakan terbukti melakukan pencucian uang, sebagaimana diatur dalam Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010.

Atas putusan bebas tersebut, Kejari Tanjung Perak, Surabaya menyatakan perlawanan dan langsung menyatakan kasasi.

BACA JUGA: Ini Jurus Hakim tak Penjarakan Mafia Pelindo 3

Diketahui, kasus pungli dwelling time di tubuh Pelindo III ini terbongkar setelah Tim Saber Pungli Mabes Polri dibantu Polres Tanjung Perak melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Augusto Hutapea pada November 2016. Augusto saat itu ditangkap karena dianggap tim Saber Pungli berperan mengambil uang pungli dari importir. (Am)

Ketua Pengadilan Tinggi Jatim Sumpah 62 Advokat
Pengacara Soejono Candra Sebut Jaksa Perak Ngawur