Dua Mahasiswa Penjual Ganja Online Dituntut 16 Tahun

Dua Mahasiswa Penjual Ganja Online Dituntut 16 Tahun

suarahukum.com - Ian Febriansyah (22), mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dan Revi Choridatul Jannah (23), mahasiswi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Satya Wirawan dituntutan 16 tahun penjara, Kamis (22/3/2018).

Selain hukuman badan, kedua terdakwa juga diharuskan membayar denda Rp 1 miliar dan apabila tidak mampu dibayar maka diganti pidana penjara selama satu tahun. "Memohon pada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar memutuskan pidana penjara selama 16 tahun, denda Rp 1 milyar dan subsider 1 tahun penjara," ujar Jaksa dihadapan majelis hakim yang diketuai FX Hanung.

Menurut JPU Satya, kedua Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan perbuatan sebagaimana tertuang dalam pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Atas tuntutan tersebut, kuasa hukum kedua terdakwa yakni Fariji akan mengajukan pembelaan atau pledoi. Fariji berharap dengan pembelaan yang diajukan maka majelis hakim akan mengurangi hukuman dari tuntutan yang diajukan JPU. "Bagi saya tuntutan tersebut terlalu tinggi karena kedua terdakwa melakukan perbuatannya baru sekali, tapi kami menghormati tuntutan Jaksa," ucapnya.

Untuk diketahui, kedua terdakwa Ian Febriansyah Revi Choridatul Jannah ditangkap karena menjual ganja melalui sosial media instagram, Rabu (27/9/2018). Pada polisi, para terdakwa mengaku membeli ganja dari buronan Panji seharga Rp 10 juta. Ganja yang sudah dibeli kemudian dikirimkan melalui jasa ekspedisi JNE Sedati, Juanda Sidoarjo. (Am)

Pelaku Spamming dan Carding Kartu Kredit Bobol Rp 500 Juta
Puluhan Sepeda Motor Wartawan Digembosi Dishub Surabaya