Driver Online asal Sidoarjo Perkosa Penumpangnya

Driver Online asal Sidoarjo Perkosa Penumpangnya

suarahukum.com - Perkosa penumpangnya, Bambang Eko Setiawan (30) seorang driver online asal Sdoarjo, diadili oleh Ketua Majelis Hakim Mashuri diruang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (29/10/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Sri Astri Utami dari Kejaksaa Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya mengungkapkan, bahwa didalam persidangan terdakwa Bambang Eko Setiawan mengaku nafsu setelah melihat tubuh penumpangnya (wanita) yang seksi.

"Saksi korban (RN) berusia 19 tahun. Setelah dijemput terdakwa, dia diajak muter-muter begitu. Lalu terdakwa menyemprotkan parfum ke muka korban hingga korban sesak nafas dan lemas kemudian diikat pakai lakban. Setelah tak berdaya, korban diperkosa," ungkap JPU I Made Sri Astri Utami usai sidang.

Setelah korban sudah tak berdaya, dua handpone milik korban kemudian dirampas. "Namun dipersidangan tadi barang bukti handpone tinggal satu karena sudah dijual oleh terdakwa," lanjut JPU I Made Sri Astri Utami.

Terdakwa yang tinggal di Perum Graha Regency A-57 Sidoarjo tersebut melakukan aksinya kepada korban RN, Senin (4/3/2019) lalu. Ketika itu korban hendak pulang ke tempat tinggalnya di salah satu apartemen di kawasan Jalan Kalisari, Surabaya.

Korban diperkosa oleh terdakwa di dalam mobil di halaman ruko di daerah Merr Rungkut Surabaya. Setelah itu korban diturunkan di Jalan Perak Barat, dan terdakwa langsung pulang ke rumahnya di Sidoarjo.

Melalui unit Jatanras Polrestabes Surabaya, akhirnya petugas langsung melakukan pelacakan keberadaannya. Terdakwa ditangkap oleh petugas di kediamannya, beberapa jam setelah aksi perampasan dan pemerkosaan tersebut.

Dihadapan penyidik, terdakwa mengakui perbuatannya, jika nekat memperkosa korban ketika melihat kemolekan tubuh korban.

Atas perbuatannya, terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan pertama yakni pasal 285 KUHP atau kedua pasal 286 KUHP tentang pemerkosaan danp asal 365 atau pasal 368 KUHP tentang perampasan. (Am)

Terdakwa Penggelapan Dituntut 13 Tahun
Hari ke 7, Satlantas Polrestabes Surabaya Tilang Ribuan Pelanggar