Dituntut 8 Tahun, Terdakwa Sabu Direhabilitasi

Dituntut 8 Tahun, Terdakwa Sabu Direhabilitasi

suarahukum.com - Dudy Ariffianto Widjanarko, yang ditangkap anggota Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya 12 Februari 2017 lalu, akhirnya direhabilitasi oleh Ketua Majelis Hakim Ari Jiwantara. Hakim menilai dalam persidangan, terdakwa yang tinggal di Perumahan Dian Regency Jalan Sejahtera, Keputih Surabaya ini hanyalah korban penyalagunaan narkoba saja.

Menurut hakim saat persidangan, terdakwa mampu menunjukkan surat dokter, ada surat keterangan assement dari BNNP Jatim. “Itulah yang menjadi dasar terdakwa harus direhabilitasi,”ucap Ari Jiwantara pada wartawan, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (23/8/2017).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Duta Amelia yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman 8 tahun penjara, hanya bisa melonggo. Namun, pihaknya tetap menghormati putusan hakim. “Saya masih laporkan dulu ke pimpinan,” dalihnya dikonfirmasi wartawan.

Untuk diketahui, dalam perkara No 1262/Pid.Sus/2017/PN SBY, Dudy Ariffianto ditangkap dirumahnya dan menjadi pesakitan lantaran polisi menemukan barang bukti dua klip berisi sabu 0,50 gram, dan 0,18 gram beserta alat hisap. Saat diintrogasi, sabu didapat dari buronan Said seharga Rp 300 ribu.

Akibatnya, terdakwa dijerat Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Am)

Hakim Bebaskan Chin-Chin
Pegawai Haryono Tours & Travel Bantah Gelapkan Rp 500 Juta