Dana Hibah Proyek Polrestabes Surabaya "Dimainkan"

Dana Hibah Proyek Polrestabes Surabaya "Dimainkan"

suarahukum.com - Paket Pengadaan Renovasi Polsek Genteng Polrestabes Surabaya dengan Harga Penawaran Sementara (HPS) Rp 318.210.000, dimenangkan oleh CV. Tiana Jaya. Proyek ini berasal dari dana hibah Pomkot Surabaya. Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal.

"Dana pembangunan Renovasi Polsek Genteng itu berasal dari dana hibah Pemkot Surabaya", jelasnya kepada suarahukum.com melalui telepon selularnya +62 812-9591-****, Selasa (21/11/2017).

Menurutnya, merenovasi Polsek Genteng merupakan langkah bagus mendekatkan polisi dan masyarakat. "Dimana pembangunan Renovasi Polsek tersebut untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, seperti Musolah, toilet, serta gedung SPKT menjadi bagus", terang Iqbal.

Namun sayang, saat disingung proyek dikerjakan asal-asalan, menyalahi aturan dan ada dugaan korupsi, tiba-tiba saja telepon Iqbal dimatikan. Dikonfirmasi melalui whatsUp ataupun SMS juga tidak ada balasan.

BACA JUGA: Pengadaan Renovasi Polsek Genteng Patut Disoal

Untuk diketahui, Paket Pengadaan Renovasi Polsek Genteng ini diikuti oleh 9 peserta, dan dimenangkan oleh CV. Tiana Jaya, dengan harga penawaran Rp 313.051.708. CV. Haren Fourge menjadi pemanang cadangan karena harga yang ditawarkan Rp 315.211.712. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Renovasi Polsek Genteng yakni, Aris Haryanto, S.I.K.M.Hum.

Pantauan suarahukum.com, Pengadaan Renovasi Polsek Genteng diduga telah menyalagi aturan. Lantaran pekerjaan 90 hari kerja yang telah diadendumkan, Dokumen Pengadaan nomor DP/ 14/ IX / 2017 / Polrestabes Surabaya, tanggal 4 September 2017, tidak ditemukan papan proyek, yang mana diatur dalam Kepres No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Pasal 14 Huruf (m), UU RI No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. (Tok)

Dosen Unair Cabul Dituntut 7 Tahun Penjara
Bandar Narkoba asal Bandung Dituntut Seumur Hidup