Curi Kosmetik, Maria dan Rosieta Divonis Berbeda

Curi Kosmetik, Maria dan Rosieta Divonis Berbeda

suarahukum.com - Curi perabotan kosmetik jutaan rupiah, kedua terdakwa yaitu Maria Immanuella Mawei (21) dan Rosieta Luthfy Azlia Tamara (20) oleh Ketua Majelis Hakim Mashuri Effendie diputus berbeda.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Maria Immanuella Mawei selama 1 tahun dan terdakwa Rosieta Luthfy Azlia Tamara pidana penjara selama 10 bulan," ujar hakim Mashuri, diruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (15/10/2019).

Meskipun diputus berbeda, keduanya masing-masing menyatakan menerima. Hakim menilai bahwa keduanya terbukti melanggar Pasal 363 Ayat (1) Ke- 4 KUHPidana Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.

Sebelumnya, kedua terdakwa sama-sama dituntut 1 tahun 3 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska Christina dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Surabaya.

Sidang agenda pemeriksaan terdakwa pada sebelumnya, keduanya mengaku mencuri kosmetik untuk dirinya sendiri. "Kerja saya freeline pak, barang kosmetik itu dipakai sendiri engga dijual," akunya.

Diketahui dalam dakwaan, kedua terdakwa jalan-jalan di Toko salah satu Mall di Surabaya, Jumat 5 Juli 2019. Kemudian para terdakwa berpura-pura sebagai pembeli melihat-lihat kosmetik yang ada di rak.

Selanjutnya Maria membuka 1 segel kotak kosmetik power eye cream merk Peter Thomas Roth, 1 segel kotak kosmetik cream wajah merk Sampar dan 1 segel kotak kosmetik serum muka merk Estee Lauder lalu tanpa ijin pemiliknya dan dimasukkan kedalam tas.

Setelah itu lalu 3 kotak tersebut dikembali ke rak dengan kondisi kosong, sedangkan Rosieta membuka 1 segel kotak kosmetik pelembab untik wajah (Moisturizer) merk Glamglow, 1 segel kotak kosmetik pelembab bibir (Lip sleeping mask) merk Laneige, 1 segel kotak kosmetik bedak (Shimmering skin) merk Becca dan 1 segel kotak kosmetik bedak (Translucent) merk Born This Way lalu tanpa ijin pemiliknya dan dimasukkan kedalam tas lalu 4 kotak kosong yang telah diambil isinya diletakkan kembali ke rak.

Kemudian tanpa bosan, minggu depannya, Maria mengulangi lagi perbuatannya dengan datang ke Toko Sephora dan membuka 1 segel kotak kosmetik primer merk Benefid dan membuka 1segel kotak kosmetik Simer merk Becca kemudian tanpa ijin pemiliknya dan 2 kotak kosong diletakkan kembali ke rak.

Akibat perbuatan para Terdakwa, PT Panen Wangi Wabadi selaku pemilik Toko mengalami kerugian kurang lebih sekitar Rp 6,9 juta. (Am)

Jual Narkoba, Polisi Sidoarjo Dihukum 6 Tahun
Terdakwa Penggelapan Dituntut 13 Tahun