Buns & Booze Jual Miras Impor tak Berizin

Buns & Booze Jual Miras Impor tak Berizin

suarahukum.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, menggelar giat Operasi Bina Kusuma. Tujuannya, tidak lain membina ataupun melakukan penyuluhan dan pencegahan di hiburan malam kota Surabaya, yang tergolong rawan Premanisme dan Narkotika.

Dalam giat tersebut langsung dipimpin oleh Kabag Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jatim, AKBP Dodik Eko Wjayanto. Selain personil Ditbinmas Polda Jatim, juga terlihat Satpol PP kota Surabaya, Shabara juga Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM).

"Kita memberikan pembinaan, penyuluhan pada tempat-tempat yang dirasakan akan terjadi suatu kecenderungan, kerawanan, pelanggaran dan lain-lain, yang menimbulkan gangguan Kamtibmas, atau penyakit Masyarakat," kata Dodik, pada suarahukum.com, Rabu (18/10/2017) kemarin.

Menurut Dodik, apabila pada Caffe tersebut ada pelanggaran soal Izin ataupun Miras, bukan dari Ditbinmas Polda Jatim yang akan menindak, namun ada bagiannya sendiri yang menindak. "Kalau pelanggaran soal izin, kita akan serahkan di bagian Satpol PP yang menindak," paparnya.

Diketahui, Operasi Bina Kusuma dilakukan pada Rabu (18/10/2017) malam. Namun sayang, sekaliber Polda Jatim mensosialisasi preman, hanya dua hiburan malam elit saja yang dijangkau. Yakni, Bun”s & Booze di kawasan Pakuwon City Jl Kejawan Putih, Mutiara Indah, Keputih Kecamatan Mulyosari Surabaya, dan Club Deluxe, di Siola lantai 6 jalan Tunjungan Surabaya.

Di Bun”s & Booze, Polda Jatim menemukan minuman keras import yang telah dijual tanpa izin lengkap. Sedangkan, di Club Deluxe hanya sosialisasi preman narkoba. (Am)

 

Dituntut 3 Tahun, Pengedar 195 Pil Koplo Diputus 1 Tahun
Dikonfirmasi Suap Rp 80 Juta, Jaksa Perak Kabur