BNNP Jatim Amankan Pasutri Pengedar Sabu 18 Kg

BNNP Jatim Amankan Pasutri Pengedar Sabu 18 Kg

suarahukum.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, mengagalkan peredaran sabu 18 kilogram dari tangan tersangka pasutri yakni Adolf dan Erlin asal Sampang Madura.

"Kami bisa mengungkap jaringan masuknya barang ke Jatim yang sebelumnya dipesan dari negara tetangga Malaysia, ya Alhamdulillah, kerjasama BNNP Jatim dengan semua yang ada, kasus ini dapat terungkap, saat ini," kata Kepala BNN RI, Heru Winarko, saat meresmikan kantor BNNP Jatim, di Raya Sukomanunggal Surabaya, Jumat (8/2/2019)

Heru juga menambahkan, rencana sabu-sabu ini akan diedarkan di ke Yogyakarta serta kota lainnya. "Memang sebagian besar untuk digunakan di wilayah Jatim, tapi sebagian kecilnya dilepas ke kawasan Yogyakarta," tambahnya.

Sebelum tersangka Adolf dan Erlin ditangkap oleh petugas BNNP Jatim, petugas terlebih dulu berhasil menangkap 5 pelaku komplotan pengedar. Diantaranya yaitu Febriadi (35) warga Dumai, Riau; Hasan (33) asal Sampang, Madura, Andi Gunawan (48) asal Dumai, Riau, Iskandar (55) asal Rupat, Bengkalis, dan Wati Sriayu asal Brebes, Jawa Tengah.

Kemudian, setelah 5 tersangka tersebut diintrogasi oleh petugas. Akhirnya pasutri yaitu Adolf dan Erlin, ditangkap. Keduanya berperan sebagai pendana barang haram. (Am)

Pentolan Dewa 19 Disidang "Idiot"
HPN 2019, Ini Pesan Kasi Pidum Kejari Surabaya