Bensat Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tertipu Rp 150 Juta

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto

Bensat Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tertipu Rp 150 Juta

suarahukum.com - Pergantian Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengisahkan kisah tersendiri. Bagaimana tidak, saat tongkat komando AKBP Ronny Suseno akan berganti, orang yang mengaku dari Mabes Polri meminta Bendaharawan Satker (Bensat) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sejumlah uang Rp 150 juta untuk Kapolres baru, AKBP Antonius Agus Rahmanto.

“Alasan meminta uang Rp 150 juta untuk operasional Kapolres yang baru,” kata sumber suarahukum.com baru-baru ini.

Merasa namanya dicatut dan tidak menerima uang, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto langsung naik pitam. “Saya pejabat baru Kapolres tidak ada meminta sumbangan sekecil apapun dan dalam bentuk apapun,” tegasnya dihadapan wartawan.

Mendengar Kapolres marah, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Tinton Yudha Priambodo langsung memerintahkan anggotanya memburu pelaku. Suara beredar, 3 pelaku bertubuh tegap yang meminta uang ke Bensat tertangkap di Bandung, Sabtu (30/4/2018) kemarin.

Namun hal tersebut ditepis oleh AKP Tinton Yudha Priambodo. “Belum-belum. Masih dalam lidik dan pengembangan. Belum tau namanya (pelaku) siapa. Masih kita fix-kan dulu pelakunya, kita gak berani bongkar dulu. Kita masih melakukan upaya, dan Insyaallah minggu ini sudah maximal,” terangnya, Rabu (2/5/2018).

Menurut AKP Tinton Yudha Priambodo, dalam lidik nantinya tidak menutup kemungkinan korban bertambah. “Pastinya juga ada korban-korban yang lain” tutupnya. (Am)

Pegawai SMP Negeri 54 Bocorkan Soal UNBK
Korban Teror Ery Cahyadi Maafkan Bos Liek Motor