Bayaran Purel Big Ball Tidar Dipotong 40 Persen

(baju biru) Henry temani purel didata petugas Covid19

Bayaran Purel Big Ball Tidar Dipotong 40 Persen

suarahukum.com - Buka di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Big Ball Pool & Karaoke di Jalan Tidar Surabaya sediakan 30 Purel atau Lady Escort alias LC untuk para pengunjungnya. Hal itu diketahui usai pendataan razia oleh Satgas Covid-19, Selasa (5/10/2021) kemarin.

Henry Tatuhey Manager Big Ball Pool & Karaoke membenarkan bahwa ia menyediakan purel. "Karyawan waiters ada 13 orang, kalau LC ada 20 orang yang diangkut," katanya kepada suarahukum.com disela-sela razia.

Salah satu LC Big Ball Pool & Karaoke menyebutkan, pihak managemen biasanya menyediakan LC 30 orang untuk menemani pengunjungnya. "Total sebenarnya ada 30 orang, tapi ada yang tidak masuk, ini tadi sekitar 20 orang saja," sebut LC berambut panjang, tanpa menyebutkan namanya.

Ia mengatakan, bayaran LC Big Ball Pool & Karaoke sebenarnya Rp 100 ribu perjam. Namun oleh manajemen bayaran kemudian dipotong 40 persen. "Untuk LC tarif perjamnya Rp 100 ribu. Ada sistem persentase, untuk manajemen Rp 40 ribu dan untuk LC Rp 60 ribu," tambahnya di gedung lantai 3, Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya Irvan Widyanto melalui Kasubdit Bina Potensi Masyarakat Harry Asjanto menegaskan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, RHU saat ini belum ada perintah untuk buka. "Kami akan tindak RHU yang nekat buka," tegasnya. (Am)

Grand Scorpion Resto di Garis Line Satgas Covid-19
Balik Kanan, Diduga Razia New Happy Fun Bocor