Bang Yos: Penyegelan Joker Pub & Bar Tidak Perlu Menunggu Bantip

Bang Yos: Penyegelan Joker Pub & Bar Tidak Perlu Menunggu Bantip

Petugas Gabungan Peringatkan Joker Pub & Bar

suarahukum.com - Karena belum memilik izin lengkap, dan menjual minuman keras (miras) ataupun minuman beralkohol (mihol), petugas gabungan dari Satpol PP Kota Surabaya, memberikan peringatan pada Joker Pub & Bar, dikawasan Jalan Pahlawan Surabaya.

Kamis (12/1/2017) sekira jam 23.00 Wib, Joker Pub & Bar, dirazia dan ditutup petugas gabungan. "Razia kemarin itu kita hanya melakukan pemberitahuan pelanggaran. Apabila pemberitahuan pelanggaran dirusak atau dicabut kita akan lakukan tindakan tegas," tegas Kepala Seksi Operasi Satpol PP Pemkot Surabaya, Joko Wiyono.

Alasan tidak menyegel Joker Pub & Bar, berdalih menunggu perintah dari Bang Yos, sapaan akrab Kepala Bidang (Kabid) Rekreasi dan Hiburan Umum (RHU) Disbudpar Pemkot Surabaya, Fauzie M Yos. "Masih nunggu surat Bantip dari Disbudpar, baru akan kami lakukan penyegelan," dalihnya.

Senada dikatakan Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya, AKBP Anthon Haryadi S.I.K, M.H. Menurutnya, tempelan pelanggaran harusnya diperhatikan secara serius. "Sudah dilakukan Razia dan penyitaan minuman beralhohol. Jadi engga boleh itu kalau merusak tempelan pelanggaran," katanya.

Ditempat terpisah, Bang Yos pada suarahukum.com tidak sependapat dengan pernyataan Joko. Menurutnya, Satpol PP sudah bisa melakukan penyegelan tanpa harus menunggu surat Bantip. "Joker pernah kami BAP (Berita Acara Pemeriksaan), disana banyak pelanggarannya. Salah tidak memiliki izin Pariwisata," terangnya, Jumat (13/1/2016).

Menurut Bang Yos, Satpol PP bekerja tidak harus menunggu perintah dari Disbudpar. "Itu hanya alasan saja. Tugas Satpol PP penegak Perda, kok harus menunggu surat Bantip. Pernyataan itu sudah pernah dihearingkan saat berada di DPRD Kota Surabaya," ucapnya. (Am/M12)

 

Pengacara Gunawan Angka Wijaya Sebut Kasus Chincin Murni Pidana
Kasus Tipiring Tahun 2016 Meningkat