Ahmad Muzakki, Penjual Tahu Bakso Jadi Jaksa

Ahmad Muzakki, Penjual Tahu Bakso Jadi Jaksa

suarahukum.com - Ahmad Muzakki, seorang penjual tahu bakso di Sidoarjo harus menghentikan usahanya. Pria kelahiran Lamongan 1982 ini memilih berhenti berjualan mulai tahun 2007 hingga tahun 2009, karena berpindah profesi sebagai Jaksa.

"(Saya) ada dua lapak jualan di Sidoarjo. Karena repot masuk daftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan menjalani pendidikan Jaksa, akhirnya tahu baksonya engga jalan," kata Ahmad Muzakki.

Perjuangan alumni Fakultas Hukum Unair 2001 ini pun tak sia-sia. Tahun 2009, Ahmad Muzakki diterima sebagai Jaksa penempatan pertama di Jayapura. "Saya dilantik di Jakarta dan awal tugas di Jayapura," jelasnya.

Setelahnya, Ahmad Muzakki berpindah tugas di Tabanan Bali, Bangil Kabupaten Pasuruan, dan sekarang dipercaya menjadi Kepala Sub Bidang Pra Penuntutan (Pratut) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Sebagai penjual tahu bakso, Ahmad Muzakki yang bertempat tinggal di Sidoarjo tak menyesal menghentikan usahanya yang berkeuntungan bersih rata-rata Rp 200 ribu perhari. "Karena menjadi Jaksa merupakan cita-cita sejak kuliah," ujarnya. (Am)

Motor Hansip Donorejo Dicuri Maling
Pasutri Ngamuk Keberatan Putusan Hakim