Advokat Dr. Ir. Yudi Wibowo Sukinto Disidang Kode Etik

Advokat Dr. Ir. Yudi Wibowo Sukinto Disidang Kode Etik

"

suarahukum.com, SURABAYA - Dituding mencemarkan nama baik Saul Krisdiono, guru Fisika SMP Giki 1 Surabaya, Advokat Dr. Ir. Yudi Wibowo Sukinto, selain dilaporkan ke Polrestabes Surabaya, juga dilaporkan ke Dewan Kehormatan (DK) Peradi. Bukti laporan ke DK Peradi bernomor 49/PERADI/DK-Jatim/2014 pada Jumat 6 Juni 2014 diterima Luh Putu Susiladewi selaku sekretaris DK Peradi.

Pelaporan oleh Saul Krisdiono ditanggapi oleh DK Peradi Jawa Timur. Dijalan Embong Sawo Surabaya, Saul Krisdiono ditemani guru SMP Giki 1, sedangkan Dr. Ir. Yudi Wibowo Sukinto ditemani keluargannya menjalani sidang kode etik advokat, Jum'at (18/7/2014).

Sayang, sidang kode etik tersebut berjalan tertutup. Terlapor Yudi Wibowo Sukinto sempat menolak secara arogan menjawab pertanyaan suarahukum.com. "Tidak pakai wartawan-wartawanan. Wartawan apa kamu itu?. Tidak ada komentar, ini sidang tertutup, saya tidak mau komentar,” kata Yudi dengan nada kerasnya.

Dalam pencarian fakta bukti keadilan, keluarga dan advokat Yudi Wibowo ini benar-benar tidak ingin hadirnya publikasi dari suarahukum.com. Berdasar pantauan tim suarahukum.com, sidang kede etika profesi advokat Yudi Wibowo Sukinto dilangsungkan yang kedua kalinya. Tampak sebagai saksi dari pihak Guru SMP Giki 1 Surabaya, Petrus, guru mata pelajaran Ekonomi.

Sebelumnya, Yudi Wibowo Sukinto mengancam akan melaporkan ke Polda Jatim atas dugaan pemukulan dan arogansi guru Saul Krisdiono pada muridnya. Namun ancaman tersebut hanya isapan jempol belaka. Saat dikonfirmasi suarahukum.com atas niat pelaporan ke Polda Jatim, di no telepon 081134223,** Advokat berkacama tersebut terkesan lepas tangan. “Saya bukan subyek hukum mas. Jadi saya tidak mau di ikutkan oleh perkara Saul, yang tidak ada sangkut pautnya dgn saya. Sorry mas," jawabnya singkat.

Kasus ini mencuat, Oktober 2013 lalu. Dimana, guru Fisika SMP Giki 1, Saul Krisdiono dituduh menghajar dengan cara memukul keponakan Advokat Yudi Wibowo Sukinto, yakni Firdaus Amy Rulloh (15) murid kelas 7A. Kasus ini sedang berproses di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Mendapat informasi tersebut, 28 April 2014 Advokat Yudi Wibowo Sukinto melaporkan pada Dinas Pendidikan Kota Surabaya, yang ada di jalan Jagir Wonokromo Surabaya. Merasa tuduhan yang tertulis tidak benar, guru Fisika SMP Giki 1, Saul Krisdiono melaporkan ke Polisi dan DK Peradi. (OS)
"

Bawa Sabu-Sabu & Ekstasi, Lo Tjien Divonis 9 Tahun
Nilai Raport Bagus, 2 Siswa Tidak Naik Kelas