9 Pegawai Kementerian LPDB KUMKM Masuk Rutan Medaeng

9 Pegawai Kementerian LPDB KUMKM Masuk Rutan Medaeng

suarahukum.com - Dua pegawai Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dari kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI, ditahan di Rutan Medaeng. Yakni, Direktur bisnis LPDB, Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Warso Widanarto dan Kepala Divisi Bidang Bisnis I, Syahrudin. Keduanya ditahan lantaran terindikasi korupsi dana bantuan bergulir dari kementerian sebesar Rp 2 miliar.

Kasiepenkum Kejati Jatim Richard Marpaung pada wartawatan mengatakan, KSP yang sudah berdiri sejak 2002 ini diindikasikan merupakan Koperasi yang tidak sehat, namun tetap mengajukan pinjaman dana dari Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) yang memiliki dana dari LPDP.

"KSP Tunggal Kencana Ponorogo mengajukan pinjaman ke koperasi UMKM, mencatut ratusan nama nasabah fiktif yang akan meminjam uang, namun pada faktanya setelah uang tersebut cair malah dipakai bayar utang," kata Humas Kejati Jatim, Selasa (12/9/2017).

Total dari pinjaman yang menggunakan catutan ratusan nama fiktif tersebut merugikan negara sebesar Rp 1,3 Miliar.

Selanjutnya, koperasi tersebut pada jatuh tempo tidak mampu membayar kembali uang yang dipinjam dari KUMKM. "Sebelumnya, sudah ada 7 tersangka yang ditahan oleh Kejati Jatim, yang juga termasuk dalam kepengurusan KSP Tunggal Kencana Probolinggo," tambah Richard Marpaung.

Selain keduanya, ada pula 7 tersangka tersebut antara lain Ketua KSP Tunggal Kencana Hedi Santoso, Pengawas Koperasi Dedi Cahyono, Sekertaris Koperasi Handoko Wibowo, Bendahara Koperasi Ari Setyo Budi, tim Survey Lapangan Rakhmad Budianto, Tim Monitor Dan Evaluasi Proses Kredit Al Darukiah dan Zaki Faituszamani.

"Atas perbuatan para tersangka, kerugian negara mencapai Rp 1,3 miliar," ungkap Richard masih mengembangkan kasusnya. "Jika ada bukti baru, ia tak memungkiri akan ada tambahan tersangka," pungkasnya. (Am)

Perjudian Merpati Tambaksari Diduga Marak Lagi
Pembunuh PRT Dihukum 18 Tahun