5 Kali Dipenjara, Residivis Jambret Jalan Tidar Kapok

5 Kali Dipenjara, Residivis Jambret Jalan Tidar Kapok

suarahukum.com - Pelaku jambret Jalan Tidar Surabaya, Deni Inriyanto alias Kiwil (25) akhirnya mengaku kapok dipesidangan, setelah 5 kali beraksi.

"Krisna yang joki (nyetir) sepeda motornya. Saya bagian narik tas. Tapi tidak berhasil Pak, soalnya korban jatuh. Lalu saya kabur dengan Krisna. Saya kapok pak," kata terdakwa di ruang Candra, Surabaya, Selasa (30/03/2021) kemarin secara online.

Mendengar pengakuan kapok dari terdakwa Ketua Majelis Hakim Pharta Bhargawa menimpalinya. "Menyesal kok sampai lima kali menjambret. Itu ga kapok namanya," cetus hakim Pharta Bhargawa.

Sementara, terdakwa yang pernah dipenjara dan baru saja bebas dari hukuman atas kasus yang sama yakni melakukan pencurian dengan kekerasan (jambret).

Dalam sidang terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arie Zaky Praseto dari Kejari Tanjung Perak Surabaya. Terdakwa didakwa pasal 365 Ayat (2) KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Diketahui, sasaran korban penjambretan khusus ibu-ibu dan perempuan. Dan terakhir kalinya ia melakukan jambret terhadap korban Maria yang sedang berboncengan dengan anaknya FK (6). Saat itu ia gagal mendapatkan hasil, sebab korban jatuh saat tas korban ditariknya.

Akibat perbuatan terdakwa, FK mengalami luka berat di kepalanya. Sedangkan ibunya Maria juga mengalami luka di sekujur lengan dan kepalanya. (Am)

Pengacara Muda Buat Aplikasi Law Law Land
Awas! Regulator Elpiji Berbahaya Beredar di Jawa