325 ASN di PN Surabaya Lakukan Swab

325 ASN di PN Surabaya Lakukan Swab

suarahukum.com - Setelah diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia bagian Timur termasuk Jawa-Bali, dan atas dasar keputusan Gubernur Jatim No.188/7/Kpts/013/2021, pada tanggal 9 Januari 2021, kini Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, lakukan swab kepada 325 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Honorer.

Hal itu sehubungan dengan gelombang kedua puncak peningkatan terjangkitnya Virus Corona atau Covid-19 di Dunia internasional, termasuk Indonesia.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jhoni melalui Humas Martin Ginting, pada awak media mengatakan bahwa pada intinya pembatasan kegiatan masyarakat guna pengendalian penyebaran Virus Corona di wilayah Jatim.

"Maka itu, Para ASN, Hakim di PN Surabaya juga beberapa yang terpapar virus, maka KPN Surabaya telah berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk pelaksanaan Swab atau Rapid Antigen kepada seluruh ASN maupun Honorer yang aktif di PN Surabaya," kata Ginting, Rabu (13/1/2021).

Pada pelaksanaan kegiatan tersebut, dihimbau kepada hakim supaya mengurangi kegiatan persidangan di PN Surabaya."Dengan cara menghimbau kepada seluruh majelis hakim agar menunda persidangan seluruh perkara diatas 14 hari sejak hari senin tanggal 11 Januari 2021. Kecuali persidangan perkara pidana yang hampir habis masa penahanannya," terangnya.

Ginting menambahkan, selain mengurangi kerumunan, ia juga menghimbau kepada masyarakat agar sementara waktu tidak berkunjung ke PN Surabaya bila keperluan tidak mendesak. "Kegiatan pelaksanaan eksekusi yang berpotensi mengundang kerumunan massa dalam jumlah banyak, untuk itu sementara di pending. Begitu juga masyarakat yang hendak mengadakan unjuk rasa di lingkungan PN Surabaya, di himbau untuk tidak di izinkan oleh pihak pengamanan (Polri) supaya benar-benar penyebaran virus di Jatim dapat di minimalisir," tambahnya.

Kegiatan tersebut dilakukan karena pihaknya dapat mengetahui sejauh mana tingkat penyebaran virus di area PN Surabaya. Akibat kunjungan para pengguna jasa pengadilan yang berasal dari berbagai kota.

"Interaksi masyarakat antar daerah sangat tinggi di PN Surabaya, karena keperluan persidangan. Apabila hasil swab ternyata tingkat terpaparnya para ASN PN Surabaya tinggi, maka kemungkinan Ketua PN Surabaya segera berkoordinasi dengan bapak Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jatim untuk mengambil langkah antisipatif dg mengambil kebijakan Lockdown ke- 3 atas pelayanan publik di PN Surabaya. Untuk pelayanan di PN Surabaya akan dilakukan secara terbatas tetap berjalan di setiap bidang urusan, pelimpahan perkara tetap berjalan," jelas Ginting. (Am)

Kejari Tanjung Perak Musnahkan BB Narkotika
9 Orang Positif Corona, PN Surabaya Lockdown